Minggu, 04 September 2016

Pertama (6)

Dear Vino

Lagi lagi aku menulis surat cinta untukmu.
Semoga kamu tidak bosan.

Untuk waktu kamis september. Terimakasih sudah ingat aku.
Terimakasih sudah mau mengajakku bercanda. Terimakasih.
Walau hanya malalui ketikan tak bersuara di aplikasi chat.
Sekali lagi terimakasih.

Perkara kerinduan yang berulangkali ku katakan tapi tidak dapat dijelaskan, aku harap kamu abaikan dengan cepat.
Ah.. sudah pasti harapanku akan menjadi kenyataan.
Sebab, kamu juara soal mengabaikan, khususnya mengabaikan aku.

Aku berpikir bahwa apa yang kamu tulis seputar kerinduan adalan tentangku.
Iya iya aku paham. Aku terlalu percaya diri kan ?
Aku baik baik saja walau yang kamu tulis itu bukan aku.

Terimakasih selalu update sosial mediamu.
Aku jadi lebih tahu bahwa kabarmu baik baik saja. Kamu masih sehat.
Punggungmu masih seistimewa saat terakhir pertemuan
Alismu masih tampak tegas
Ah ingin rasanya memiliki keturunan sepertimu.
Ah.. maafkan aku Vino. Mimpiku sering berada diluar batas.

Terimakasih telah mengingatku. Aku senang.
Sangat senang.



Tertanda
Kerinduan yang (menurutmu) membosankan
MARSHA (and the bear)


0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template