Minggu, 26 Januari 2014

Dear SAHABAT

Suatu hari nanti
Entah kapan
Mungkin kamu akan mengingat-ingat aku
Segalanya tentang aku
Segalanya.
Karena...

kelak lenganku
tidak akan mampu menggenggam
tangan kalian lagi

kelak sudah tidak akan ada
garis lengkung yang
membentuk senyum dibibirku

kelak tidak ada lagi
wajah ceria yang akan
mengganggu hari-harimu

kelak kalian akan ingat
sepatu merahku yang jebol
yang sering kamu tertawakan

kelak sudah tidak ada lagi
yang mengganggu kamu
saat kamu sedang belajar

kelak sudah tidak ada lagi
wanita manja yang suaranya
selalu ingin lebih di dengar

kelak suatu saat
berkuranglah satu orang
pendengar setiamu

kelak sudah tidak ada lagi
yang menegur dan memanggil
namamu dengan aksen sepertiku

kelak tidak ada lagi
yang memenuhi memori handphonemu
dengan berbagai macam fotoku

kelak tertawaan dan
sikapku yang menyebalkan
akan membuatmu rindu sejadi jadinya

kelak wajahku yang menyebalkan ini
akan membuatmu begitu merasa
sangat kehilangan

kelak sudah tidak ada aku lagi disini..

Aku minta maaf
atas semua perlakuan menyebalkan
yang selalu membuat kamu terganggu

Tentang semua waktumu
yang selalu terbuang karena aku

Tentang semua perlakuan buruk
yang disengaja ataupun tidak

Tentang lidah
yang lebih tajam dari pisau

Tentang perilaku
yang lebih hina daripada binatang

Maafkan aku.
Aku selalu cinta dan akan terus cinta KAMU;SAHABATKU

Senin, 20 Januari 2014

Semoga kamu tidak baca ini

Bogor, 17 Januari 2013
Jumat Malam
Pukul 23:45


Sayaang..
Lengan saya masih berada diatas meja belajar
Sedari tadi alibi menunggu kabarmu pulang
dengan membolak balik buku-buku untuk materi ujian selasa esok

Sayaang..
Sekarang sudah hampir pukul 12 malam
Siapa gerangan yang membuatmu tak kunjung pulang ?

Sayaang..
Tahu kah kamu jam tidurku sudah lewat ?
Saya hanya ingin menunggu kabarmu pulang.

Sayaang..
Kapan kamu akan menghubungi saya ?

Sayaang..
Lupakah kamu saat saya melimpahkan
segala perhatian kepadamu
saat kamu sedang sibuk sibuknya
atau
saat kamu sedang sakit dan kesepian ?

Sayaang..
Lupakah kamu bagaimana ekspresi saya
saat saya menunggu kedatanganmu
untuk menjemput saya pergi jalan jalan ?

Sayaang..
Apakah kuliahmu tidak ada waktu istirahat ?
Tidak bisakah kamu menghubungi dan
memberikan saya kabar ?

Sayaang..
Apakah waktu sibukmu
selalu menjauhkanmu dari saya ?
Bisakah kamu istirahat ?
Jagalah badanmu
agar kamu masih tetap bisa tidak mengabari saya
Karena ketika kamu jatuh sakit
kamu akan mengabariku setiap saat
Mungkin hal itulah yang membuat kamu kelelahan

Sayaang..
Jenuhkah kamu menghadapi perempuan seperti saya?
Yang terus menerus ingin tahu kamu sedang apa ?
Apa kamu sudah sembayang ? sudah makan ?

Sayaang..
Tega kah kamu membuat saya menunggu-nunggu
kabar kamu setiap hari ?

Sayaang..
Saya ingin kita bicara berdua
membahas tentang hal-hal lalu
yang membuat kita menjadi menyatu

Sayaang..
Sudah sejak dulu aku merasa kesepian
apakah kamu tahu ?

Sayaang..
Tolong kembalikan perhatian
yang dulu sering kamu hadirkan
Bisakah kamu mengembalikannya ?

Sayaang..
Sedari tadi saya mengisak tangis saya
ini sakit sayaang..
Saya kelelahan
Saya sudah hampir menyerah

Sayaang..
Tahukah kamu saya penuh luka ?
Tapi saya tidak ingin berhenti
Saya terus berusaha menarik perhatianmu
walaupun hasilnya nihil

Sayaang..
Saya hanya ingin kamu baik baik saja
Saya hanya ingin ada atau tidak adanya saya
kamu akan tetap baik-baik saja
Saya hanya ingin kamu bahagia
Saya hanya ingin kamu tetap mencintai kesibukanmu
Saya hanya ingin kamu menjadi laki-laki
yang tetap menjadi kebanggan Ibumu

Sayaang..
Saya masih cinta dan akan terus cinta KAMU !


Dari si Gendut yang kau benci ketika menjadi cengeng
REDISKA AMALIAWATI

Jumat, 10 Januari 2014

Ketika penyesalan datang terlambat

Mungkin kesannya jadi gak punya harga diri, tapi pada kenyatannya kamu pengen dia kembali
-Rediska Amaliawati

Rabu, 01 Januari 2014

2014 = 2013 ?

Apalah arti tahun baru, kalo isi kepalamu masih masa lalu ?
-Rediska Amaliawati


 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template