Sabtu, 06 Juli 2013

Apa kabar Nicolas Pratama ?

Nicolas Pratama.. Aku merindukan nama ini saat mulai meninggalkan seragam putih abu-abu dan memasuki Perguruan Tinggi. Disinilah awal perpisahan yang terjadi, kamu kuliah di Depok dan aku kuliah di Jakarta. Walau jarak kota kita memang dekat tapi tidak semua waktumu cukup untuk bergurau denganku karena tumpukan tugas yang melilitmu. Kamu memang tetap akan memprioritaskan masadepanmu dari pada aku. Aku tetap bangga denganmu. 

Masih ingatkah kamu tentang kejadian disalah satu toko buku di daerah margonda Depok ? Ya.. disitulah awal mula perpisahan kita tampak begitu nyata. Hanya karena aku mengungkapkan sosok laki-laki yang selalu aku ceritakan kepadamu. Nama TAMA yang sering ku sebut-sebut sebagai cinta pertamaku. Laki-laki yang sering aku ceritakan segala bentuk kesempurnaannya kepadamu. Kamu masih ingat ? ITU ADALAH KAMU ! nicolas praTAMA. Nama belakangmulah yang selama ini menjadi semangatku untuk tetap bisa merasakan cinta. Aku mengungkapkan segala bentuk perasaanku tentang kamu, dan kamu terkejut. Kamu tidak pernah menyadari betapa aku mencintai dan menyematkan gelar 'cinta pertama' untukmu ! Aku paham jika kamu memang tidak pernah mencintai wanita sepertiku. Wanita yang tidak sesempurna daftar nama kekasih-kekasihmu dulu.

Kamu apa kabar ? Apakah semua laki-laki akan menghindari wanita yang mencintainya, jika untuk menghapus perasaan cinta dari wanita itu ? Semenjak kejadian itu kamu tidak pernah menghubungiku. Sudah 6 bulan aku menghubungimu tanpa respon. Kamu ingin menyiksaku ? Jejaring sosialmu selalu aku kirim setumpuk pertanyaan yang sama 'Apa kabar ? :)' dan kamu hanya read, tidak untuk replay. Aku paham, lagi-lagi kamu sibuk dengan urusan kuliah.

Nico... Kamu seperti membuatku merasa bersalah dengan memiliki perasaan ini untukmu. Kalau tahu begini, tidak akan pernah aku ungkap laki-laki yang sering kamu tanyakan ini ! Kemana kamu yang selalu menganggapku sahabat terbaikmu ? Sekarang kamu sudah tidak membutuhkan aku ? Diabaikan. Seperti sepasang sendal yang kehilangan pasangannya, sudah tidak diperlukan lagi ! Maafkan aku Nico.. Aku terlalu nakal mencintaimu. Terlalu nakal merindukanmu. Maaf jika perasaan ini terlalu menyiksamu.

TAMA... Dengan segala daya dan upayaku melupakan perasaan ini. Aku akan selalu menyelipkan namamu dalam setiap barisan doaku. Aku akan berusaha menghapus setiap jejakku saat awal mula mencintaimu. Hari ini aku hanya ingin berkata SELAMAT ULANGTAHUN CINTA PERTAMAKU. Tapi maaf,'aku akan tetap mencintaimu' sampai batas waktu yang belum aku ditentukan. Semoga kamu selalu bahagia. Aku mencintaimu.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template