Kamis, 25 Juli 2013

Semudah itu kah ?

Disini aku masih mencoba melupakanmu. Tanpaku tahu kamu sudah punya yang baru ! - Rediska Amaliawati

Tahukah kamu bagaimana aku(SEKARANG) ?

Teruntuk kamu yang masih aku cintai sampai detik ini.

Sudah beberapa bulan yang lalu kamu menyebut kata 'pisah'. Mengakhiri hubungan yang pernah kita bangun bersama-sama. Rasanya baru kemarin kamu pergi, karena lenganku masih merasakan bagaimana kita saling bersentuhan. Melakukan kontak mata dan perlakuan fisik lainnya. Semua masih jelas terekam dalam ingatanku. Bagaimana cara bibirmu yang mungil menyebutkan panggilan 'sayaang'. Manis.

Nyatanya aku tidak pernah bangkit dari mimpiku, yang selalu kamu buat melayang layang dalam imajinasiku karena mencintaimu. Kamu pernah membuat aku merasakan bahagia sejadi-jadinya karena ragamu yang masih menjelma menjadi kekasihku. Namun sekarang, kamu membuat aku sebagai orang yang paling terpuruk sejadi-jadinya saat ragamu menghilang dirampas orang.

Entah skandal apa yang kamu lakukan. Kamu yang sekarang tidak lagi sendiri dengan mudahnya meninggalkan aku, bersama jutaan rasa sayang yang pernah kita lengkapi. Kali ini kamu bahkan membuat aku menjadi manusia teramat bodoh. Manusia yang selalu mengharapkan ketidak pastian. Manusia yang selalu terombang ambing berkedok perjuangan. Ya.. Kamu tahu kan ? Aku masih memperjuangkan kamu ! Aku masih tetap mencintaimu, tidak perduli bagaimana hubunganmu dengan seseorang yang baru itu. Kamu merubahku menikmati hidup dengan ketidak warasan mencintaimu.

Kamu mulai melengkapi ketidak warasanku mencintaimu. Dengan pengakuanmu bahwa kamu sudah tidak mencintaiku. Semudah itukah bibirmu ringan berkata ? Lalu, untuk apa kamu buang-buang waktu 2 tahunmu bersamaku jika pada akhirnya bibirmu lancang berucap cinta yang absrud ? Tolol.

Aku tidak akan pernah menyalahkan kamu dalam hubungan yang selalu kita perjuangkan yang berakhir kenistaan. Aku hanya harus menyalahkan diriku karena membuatmu pergi dengan meninggalkan jutaan kasihsayang dan kesedihan untukku.

Aku tahu.. Kamu tidak akan pernah menoleh kearahku dan menanyakan keadaanku. Tapi, tahukah kamu bagaimana aku sekarang ? Aku masih berada diujung jalan saat kamu tinggalkan. Aku masih berada dalam posisi yang sama, saat semua waktu kita dulu kamu hempaskan. Aku masih mengenakan cincin yang tersemat di jemari mu dan jemariku dulu. Aku masih mengenakan segala bentuk pemberianmu. Aku masih mengingat-ingat kamu. Aku masih bersama dengan jutaan rindu yang masih tersemat hanya untukmu. Aku masih merapal namamu dalam tiap baris doaku. Aku masih... Aku masih... Aku masih.. Aku masih... Ah sudahlah ! kamu juga tidak akan pernah menggubrisku(lagi)kan ?

Tolong dengarkanlah manusia bodoh ini, yang dengan sengaja membutakan dan menulikan semuanya karena cinta yang kamu abaikan. Tolong dengarkan aku ! Aku mungkin memang orang yang kehilangan kewarasan yang diam-diam selalu mencari tahu tentang kabarmu. Tapi di samping ketidak warasanku, aku hanya ingin mengingatkanmu; Saat kekasih barumu kini, tidak lagi memperlakukanmu dengan baik, dan tidak lagi membuatmu bahagia. Aku masih ada dan akan terus ada untuk membahagiakanmu lebih dari apa yang dia lakukan untukmu. Kamu ingat yaa..! AKU MASIH ADA DAN AKAN TERUS MENERUS ADA UNTUK KAMU SAYAANG !

Dari seseorang yang selalu berharap aku dan kamu bisa menjadi KITA(lagi); AKU.

Selasa, 23 Juli 2013

Untuk kakak yang sempat ku sebut 'KAMU' II


Lagi lagi malam ini hujan.. Entahlah, semua tetesan air hujan ini selalu mengingatkan aku tentang kamu. Saat ini kamu tetap mengabaikan pesan singkat dan puluhan emailku. Oke ! Aku tidak akan pernah memaksakanmu untuk membalasnya.

Baiklah.. apa kabar kamu hari ini ? Aku yakin kamu baik-baik saja. Kamu diam-diam masih memacari tumpukan tugas kantor yang lebih menarik perhatianmukan ?

Sekarang kamu bisa tebak, saat ini aku sedang bersama siapa ? Kamu pasti akan terkejut jikalau tahu bahwa aku sekarang sedang bersama mantan kekasih mu, yang sekarang resmi kembali menjadi kekasihmu untuk menggantikan aku. Selamat yaa.. Kalian sudah mengikat kembali hubungan yang pernah rusak. Apakah suatu saat nanti hubungan kita juga bisa diikat lagi ? Entahlah mungkin itu hanya imajinasi.

Semenjak kepergianmu aku sudah menjalin persahabatan yang baik bersamanya. Apa kamu tahu apa yang aku rasa. Aku bahagia... Karena kamu, aku dan sahabat kecilku yang hanya saling tahu nama, kini sudah saling tahu kehidupan nyata.

Kamu tahu tidak ? Dia itu mencintaimu, amat sangat mencintaimu. Dia selalu bercerita ini itu tentang kamu. Segala bentuk perlakuan buruk dan perlakuan baikmu selalu di ceritakannya. Ayolah.. sudah ku katakan bahwa tidak semua wanita bisa sekuat aku ! Jangan sakiti wanita secantik dia.

Saat dia menceritakan kebaikan tentang sosokmu. Terkadang aku selalu ingin berkata "apakah kamu akan kembali kepadaku dan melakukan hal yang sama atau bahkan melebihi dari apa yang kamu lakukan terhadapnya ?". Pemikiranku memang terkesan tolol tapi aku yakin kamu hanya menganggap ucapan ku tadi angin lalu.

Aku terkadang heran. Apakah dia tidak memiliki perasaan ? Kita berdua sama-sama wanita. Kita berdua saling mencintai laki-laki yang sama, tapi mengapa dia selalu membuatku merasa sedih saat mendengarnya bertanya 'Kamu masih sayaang Ahsan ?'. Terkadang aku menyesali, mengapa kita bertemu disituasi yang salah ! Mungkin aku patut menyalahkan waktu yang datang bersama kekosongan hatimu. Aku datang, menjelma sebagai teman baru dengan perkenalan cepat dan perjumpaan yang amat sangat singkat. Wanita macam apa dia yang tidak henti-hentinya berusaha menekan perasaanku. Membuatku berbohong setiap hari dengan berkata 'AKU SUDAH TIDAK MENCINTAI AHSAN !'. Oke SKIP !

Hari ini dia membawa cake dengan beberapa lilin cantik diatasnya. Tau kah kamu hari ini hari apa ? Hari ini hari ulangtahunku sayaang, apa kamu lupa ? Aku tahu kamu begitu sibuk dengan segala aktivitasmu. Jadi, wajar saja kamu melupakan hari ini, terutama aku. Aku hanya berharap kamu tidak lupa mendoakan aku, seperti aku yang setiap saat masih mengingat ingat kamu.

Masih diatas lilin lilin cantik yang  menghiasi cake, aku meniupkan permohonan "Semoga aku dan kamu bahagia, dan semoga masih ada waktu untuk kita seperti dulu".

"Selamat Ulangtahun Sahabat kecilku. Semoga bisa move on dari Ahsan AAMIIN hehe"  - Kekasihmu

Dia pikir itu lucu ?

Senin, 15 Juli 2013

Perhatian

"Pada dasarnya.. Saat aku memulai pertengkaran, aku menyelipkan jutaan rindu yang begitu dalam. Menyimpan beberapa harapan, agar kamu melirik kearahku sebentar" - Rediska Amaliawati

Tutorial HIJAB #3



Material :
  • Daleman kerudung sampai menutup dada
  • Kerudung shifon
  • 2 jarum pentul, atau sesuaikan dengan kebutuhan
  • Baju yang digunakan harus longgar
Tutorial Hijab :
  1. Gunakan hijab shifon. Atur salah satu sisi panjang dan sisi lainnya pendek
  2. Ikat kebelakang kedua sisi tadi, hingga panjang sisi menjadi terbalik
  3. Ambil sisi pendek
  4. Tarik dan silangkan ke belakang (sesuai gambar) sematkan jarum pentul
  5. Ambil sisi panjang
  6. Tarik (sedikit longgar, agar membentuk kantong) dan silangkan (sesuai gambar), masukan kedalam kerudung (sesuai gambar). Apabila kurang nyaman, sematkan jarum pentul serelah dimasukan kedalam kerudung
  7. Taraaa.... Selesai :)
(Gambar di deskripsikan dari kiri atas ke kanan dan begitu seterusnya sampai bawah)

Tips dan Info :
  • Pake daleman kerudungnya kalo bisa yang maroko yaa, supaya lehernya  lebih ketutup lagi.
  • Ini kerudungnya dikhususkan pasmina atau shifon
  • Hijab ini tidak menutupi dada, sebaiknya kenakan pakaian yang lebih longgar
  • Lalu tampillah percaya diri, karena itu adalah kunci untukmuu merasa nyaman dan terlihat menarik
Teritorial ini aku kutip dari sahabat hijab yang lainnya. Ini cocok dikenakan diacara resmi, seperti pernikahan atau acara pertemuan lainnya. Tunggu Teritorial Hijabku selanjutnya yaa.. :)

TWITTER : @Rediskamalia
INSTAGRAM : @Rediskamalia

Jumat, 12 Juli 2013

Surat Cinta untuk laki-lakiku ♥ V

Kekasihku.. Dalam keadaan yang begitu tertekan aku menuliskan surat ini untuk kamu. Diambang ketidak pastian aku pasrah. Menyematkan status yang kita jalani untuk kita pertanggung jawabkan. Aku tidak pernah tahu kapan ujungnya aku akan berhenti menanangisimu dan membuat kamu bertahan dengan perasaan yang sama; kesakitan.

Kekasihku.. Dengarkan aku sekali ini saja. Aku mencintaimu. Amat sangat mencintaimu. Namun perasaan ini terlalu berlebihan menurut kacamatamu. Aku terlalu menyiksamu dengan kasih sayaang yang kamu anggap sebagai tekanan. Tolong dengarkanlah aku kali ini. Aku mengalami gejolak perasaan yang luar biasa. Aku selalu ketakutan kamu akan aku lukai. Aku takut kamu akan tersakiti dengan siksa batin yang tidak pernah tampak oleh fisik. Kali ini aku tahu kamu sudah mulai merasakan ketidak nyamanan yang terus menerus kamu pendam. Aku tahu tetapi aku selalu menutup mata dan telingaku untuk melihat dan mendengarmu yang sedang merintih kesakitan menahan derita. Maafkan aku sayaang.. Maaf.

Kakasihku.. Dengan keterbatasan dan kekuranganku, aku sangat mengenal kamu. Mengenal, betapa kamu hanya ingin membuat aku bahagia dengan memendam jutaan kepahitan yang menyiksamu. Sebenarnya aku tahu apa yang kamu inginkan;kebebasan. Namun aku tidak pernah mampu untuk memberikannya untukmu. Kali ini dengan kesanggupan hati dan  dengan jutaan rasa bersalah yang selalu menyiksamu. Aku belajar melepaskan... Dengan kebahagiaan yang coba kamu hempaskan. Aku belajar melupakan...

Kekasihku.. Aku mencintaimu, hari ini, esok, lusa, dan hari-hari yang akan datang. I LOVE YOU :*

Kamis, 11 Juli 2013

Surat Cinta ♥

Mas... Sudah ku sempatkan waktu menulis surat yang sengaja ditulis disela kesibukanku untuk kamu. Mungkin kamu tidak pernah membuka e-mail yang sekarang sudah penuh oleh ratusan surat(dariku) yang tidak penting untuk kamu baca. Lenganku memang selalu kusandarkan pada meja kantor yang diam-diam kini sudah menjelma menjadi kekasih baruku.

Mas... Hubungan kita sudah terjalin cukup lama, sudah bukan makanan ringan lagi jika kita bicarakan tentang hubungan ini. Sudah lama sekali lengan ku tidak pernah menyentuhmu. Padahal setiap hari kamu selalu setia mengantar dan menjemputku. Bahkan obrolan kita kian hari kian samaar untuk terdengar. Dulu dimobil kamu selalu bertanya 'Gimana kerjaan hari ini sayaang ? Lancar ?'. Sekarang pertanyaan itu seolah lenyap ditelan dinginnya AC mobil.

Mas.. Wajarkah jika aku selalu bertanya 'Mas masih sayaang aku ?'. Kamu memang selalu tersinggung atas pertanyaan yang selalu membuatmu merasa tidak dipercaya ini. Dan bahkan kamu selalu bosan dengan pertanyaan yang sebenarnya tidak pantas untuk aku tanyakan. Mengertikah kamu dari maksud pertanyaanku itu ? Aku selalu ketakutan. Ketakutan yang begitu dalam. Aku selalu takut kamu memaksakan diri demi membahagiakan aku dihubungan ini. Jika terus menerus seperti ini kamu akan merasakan sakit yang luar biasa, karena aku pernah mengalaminya dihubunganku sebelumnya. Sikapmu terlalu dingin untuk wanita yang butuh kehangatan sepertiku. Kamu terlalu beku mas. Perhatianmu seketika mengeras, kemudian hilang.

Kamu absolut tapi kamu absrut. Raga kamu ada disini tapi hati kamu ? Aku tidak pernah mau tahu hati kamu ada dimana ? Aku takut jika kamu benar-benar meninggalkan aku. Sudah cukup, dihubungan ini aku tidak menyentuh lengan dan membuat bibirmu berkata banyak dihadapanku. Melihat ragamu yang ada dihadapanku, aku sudah bahagia. Walau dalam setiap dinner, kamu lebih memprioritaskan gadget dari pada aku. Aku tidak masalah.

Terkadang aku merindukan kamu yang dulu. Merindukan kamu yang selalu membuat aku menjadi wanita yang tertawa paling keras. Merindukan kamu yang selalu membuat aku menjadi wanita paling bahagia didunia. Merindukan kamu yang selalu membuat senyumku mengembang paling lebar. Dan merindukan kamu yang selalu membuatku bangga memilikimu.

Andai dihubungan ini ada yang pantas aku salahkan. Andai dihubungan ini ada yang patut aku lampiaskan.. Mungkin sesuatu yang tidak akan pernah kamu genggam, kamu baca dan aku katakan; SURAT CINTA.

Minggu, 07 Juli 2013

Surat Cinta untuk laki-lakiku ♥ IV

Entah suatu saat nanti wanita mana yang akan mampu merubahmu menjadi laki-laki yang baik. Laki-laki yang selalu ada dalam imajinasiku. Mungkin, imajinasiku terlalu tinggi untuk ukuran orang biasa sepertiku. Apa salahnya bermimpi ? Menjadi pemilik laki-laki baik, sholeh, jujur, bertanggung jawab, tapat waktu, rapih dan cerdas. Salah ?

Untuk kesekian kalinya kamu membatalkan pertemuan kita. Entahlah. Mungkin kamu mencoba melupakan pertemuan yang akan terjadi. Hingga waktu yang telah di tentukan lewat dengan sendirinya. Kamu itu mengecewakan ! Tidak kah kamu tahu, aku selalu mengharap-harapkan perjumpaan ? Sedang kan kamu ? Aku rasa kamu tidak pernah mengharapkan pertemuan kita.

Kali ini kamu kembali menyiapkan janji untuk menemuiku. Kamu berkata saat ini kamu sedang menuju rumahku. Dengan jarak 2 Km, ternyata membutuhkan waktu 2 jam untuk sampai rumahku. Terlambat. Dengan setumpuk alasan, lagi-lagi kebohonganmulah yang menggerogoti perbincangan awal. Aku muak !

Kamu memintaku untuk mengungkapkan apa yang aku rasakan. Kecewa, lelah, muak, bosan. Semua sudah aku ungkapkan. Setelah pengakuanku itu kamu selalu berkata “Maaf.. aku memang bukan yang terbaik buat kamu”

Apa kamu tahu bagaimana rasanya mendengarmu berkata seperti itu ? Aku seperti ditimbun hidup hidup di dalam tanah dan tanah itu dihantam dengan puluhan beton yang besar. SAKIT ! Kamu juga tidak tahu tentang hal ini ?

Maksud aku mengeluhkan segala ketidak nyamananku ini agar aku dan kamu menjalani hubungan yang sejalan dengan rasa aman dan nyaman. Bukan malah semakin membuatku tertekan !

Entah apa yang merasukimu sampai kamu dengan lancang berkata hal itu denganku. Amat sangat lancang. Apa kamu sudah lupa ? dulu akulah yang memilihmu. Mengejar ngejarmu. Mencari-cari perhatianmu, hingga saat ini kamu jatuh cinta kepadaku. Setega itukah kamu memperlakukan wanita yang kamu cintai ini ?

Oke. Mungkin aku yang terlalu lancang, karena menyeretmu dalam kehidupanku. Memaksamu untuk terus menerus menemuiku, dan mendengarkan rengekanku. Aku tidak pernah sadar bahwa kamu kelelahan memperlakukan aku. Hingga kamu sampai hati mengatakan kalimat tadi untuk aku dengar.


Maaf sayaang.. maafkan aku. Aku yang hanya bisa mengeluh ini itu dan tidak pernah mengerti kamu. Maaf sayaang. Andai kata ‘maaf’  bisa mengembalikan waktu sebelum kejadian yang mengecewakan itu terjadi. Andai saja… I LOVE YOU :*

Sabtu, 06 Juli 2013

Apa kabar Nicolas Pratama ?

Nicolas Pratama.. Aku merindukan nama ini saat mulai meninggalkan seragam putih abu-abu dan memasuki Perguruan Tinggi. Disinilah awal perpisahan yang terjadi, kamu kuliah di Depok dan aku kuliah di Jakarta. Walau jarak kota kita memang dekat tapi tidak semua waktumu cukup untuk bergurau denganku karena tumpukan tugas yang melilitmu. Kamu memang tetap akan memprioritaskan masadepanmu dari pada aku. Aku tetap bangga denganmu. 

Masih ingatkah kamu tentang kejadian disalah satu toko buku di daerah margonda Depok ? Ya.. disitulah awal mula perpisahan kita tampak begitu nyata. Hanya karena aku mengungkapkan sosok laki-laki yang selalu aku ceritakan kepadamu. Nama TAMA yang sering ku sebut-sebut sebagai cinta pertamaku. Laki-laki yang sering aku ceritakan segala bentuk kesempurnaannya kepadamu. Kamu masih ingat ? ITU ADALAH KAMU ! nicolas praTAMA. Nama belakangmulah yang selama ini menjadi semangatku untuk tetap bisa merasakan cinta. Aku mengungkapkan segala bentuk perasaanku tentang kamu, dan kamu terkejut. Kamu tidak pernah menyadari betapa aku mencintai dan menyematkan gelar 'cinta pertama' untukmu ! Aku paham jika kamu memang tidak pernah mencintai wanita sepertiku. Wanita yang tidak sesempurna daftar nama kekasih-kekasihmu dulu.

Kamu apa kabar ? Apakah semua laki-laki akan menghindari wanita yang mencintainya, jika untuk menghapus perasaan cinta dari wanita itu ? Semenjak kejadian itu kamu tidak pernah menghubungiku. Sudah 6 bulan aku menghubungimu tanpa respon. Kamu ingin menyiksaku ? Jejaring sosialmu selalu aku kirim setumpuk pertanyaan yang sama 'Apa kabar ? :)' dan kamu hanya read, tidak untuk replay. Aku paham, lagi-lagi kamu sibuk dengan urusan kuliah.

Nico... Kamu seperti membuatku merasa bersalah dengan memiliki perasaan ini untukmu. Kalau tahu begini, tidak akan pernah aku ungkap laki-laki yang sering kamu tanyakan ini ! Kemana kamu yang selalu menganggapku sahabat terbaikmu ? Sekarang kamu sudah tidak membutuhkan aku ? Diabaikan. Seperti sepasang sendal yang kehilangan pasangannya, sudah tidak diperlukan lagi ! Maafkan aku Nico.. Aku terlalu nakal mencintaimu. Terlalu nakal merindukanmu. Maaf jika perasaan ini terlalu menyiksamu.

TAMA... Dengan segala daya dan upayaku melupakan perasaan ini. Aku akan selalu menyelipkan namamu dalam setiap barisan doaku. Aku akan berusaha menghapus setiap jejakku saat awal mula mencintaimu. Hari ini aku hanya ingin berkata SELAMAT ULANGTAHUN CINTA PERTAMAKU. Tapi maaf,'aku akan tetap mencintaimu' sampai batas waktu yang belum aku ditentukan. Semoga kamu selalu bahagia. Aku mencintaimu.

Kamis, 04 Juli 2013

Untuk kakak yang sempat ku sebut 'KAMU'

Lagi-lagi hari ini hujan, tetesan air ini mengingatkanku tentang kamu. Saat dulu kita pernah kebasahan menerjang hujan demi sebuah perjumpaan. Awal desember yang cantik memaksaku untuk bersamamu menerjang hujan. Baru kali ini aku merasakan hujan yang begitu manis. Hanya bersama kamu kak !

Namun itu hanyalah kejadian dulu, dulu sebelum kita berpisah. Aku baru sadar di awal perjumpaan pasti diujungnya ada perpisahan. Maaf kak, aku sering melupakan bagian akhir dari sebuah cerita karena tidak semua cerita bisa Happy Ending. Seperti ceritaku bersamamu. Bad Ending ! Tapi kamu tenang saja yaa.. Aku tidak akan pernah menyalahkan kamu tentang pertemuan dan perpisahan kita. Mungkin aku tidak sebaik wanitamu yang dulu. Yaa.. Dulu ! sebelum kamu bersamaku.

Oh iya, aku sampai lupa bertanya. Kakak apa kabar ? Maaf jika aku terlalu lancang menyebut kakak dengan sebutan KAMU. Terkadang aku merindukan sebutan itu untukmu. Maaf jika perasaan rinduku ini amat sangat terucap lancang. Entahlah, aku hanya merasa rindu denganmu. Yaa.. Dengan KAMU yang dulu sempat membuatku menjadi salah seorang yang memperdulikan dan memperhatikan ponsel. Hanya kamu satu-satunya orang yang membuat aku selalu menganggarkan uang jajanku perminggu hanya untuk membeli pulsa dan menghubungi kakak, walau kadang kakak abaikan. 

Bagaimana pekerjaan kakak ? masih dengan setumpuk aktivitas yang membuat wanitamu yang kini menggantikan aku merasa terabaikan ? Ayolah kak, jangan samakan wanitamu yang sekarang seperti aku yang kuat berminggu-minggu kakak abaikan. Tidak semua wanita, bisa kakak perlakukan sama. Jujur saja dulu aku butuh tapi kenyataannya kakak yang tidak pernah membutuhkan aku. Tidak pernah ! Maaf kak, lagi-lagi aku lancang.

Kak, bolehkah aku bertanya ? Katakanlah jikalau aku memang berdosa denganmu. Dengan setumpuk beban yang kau pikul bersama dosa dan rasa bersalahku. Apakah aku ini begitu mengusik hidupmu ? Mengatur segala serba-serbi urusan pribadimu ? Apakah aku begitu merepotkan dalam hidupmu ? Hingga akhir hubungan kita merupakan akhir komunikasi kita ? Mengapa kakak selalu mengabaikan pesan singkatku ? Tidakkah kakak lihat bahwa aku mengirim puluhan email untuk kakak ? Tidakkah ini terlalu menyiksaku ? 

Aku begitu paham, kakak menghindar untukku. Dan aku harus tahu diri, kakak menghindar demi perasaanku yang begitu brutal mencintai kakak. Aku juga paham maksud kakak menghindar adalah untuk membuatku melupakanmu. Sayangnya rencana itu gagal ! Kakak malah semakin membuatku mengingat-ingat dengan rasa rindu yang terabaikan ini.

Kakak... Tolong dengarkan aku baik-baik. Aku sekarang sudah mulai beraktifitas seperti wanita biasa. Aku adalah wanita kuat seperti yang pernah kakak katakan. Aku sudah mampu hidup tanpa sosokmu lagi. Aku sudah bangkit dari keterpurukan saat kakak menghempaskan kemudian membiarkan aku terjatuh dengan kepergianmu. 

Kak... Aku masih merasakan semilir angin dan tetesan hujan yang selalu mengingatkan aku tentang kamu. Terkadang aku merindukan tubuh bidangmu yang setiap bulan menyempatkan diri untuk menemuiku di depan pintu rumah. Salahkah aku memiliki perasaan rindu ini ? tapi jika aku masih mencintaimu ? Apakah salah juga ? Kamu tidak akan merampas Hak Asasi Manusiaku kan ?
 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template