Minggu, 30 Desember 2012

Surat Cinta untuk laki-lakiku ♥ II

Untuk laki laki yang selalu rela memberikan TELINGAnya 
Sudah lelahkah telingamu menjadi sahabat untuk segudang cerita keseharianku yang tak bermutu itu ? Sudah hampir tulikah telingamu menjadi sandaran dari masa remajaku yang penuh keinginan dan ambisi yang omong kosong ? Sudah bosankah telingamu mendengarkan tangis dan tawaku dalam setiap hari yang ku lalui tanpa kehadiran ragamu yang menjadi saksi ? Kamu adalah laki-laki yang rela meluangkan waktu untuk menjadi pendengar ceritaku saat sahabatku sudah lelah mendengarkannya. Bahkan kamu yang sering memintaku bercerita kejadian hari ini dan hari hari saat kamu pergi. Apakah hanya aku wanita beruntung yang mampu memiliki laki-laki sepertimu ? 

Untuk laki laki yang sering ku sebut dalam doa. 
Kamu itu tidak akan pernah bosan untuk kusebut sebut saat pertemuanku dengan Tuhan. Apakah kamu keberatan ? Aku berharap kamu tidak kebertan. Bahkan jika bukan namaku yang kamu sebut aku tidak akan pernah marah. Aku enggan untuk melupakan namamu karena pengharapanku yang luar biasa kepada Tuhan. Entah mengapa aku selalu berharap kelak akan mengabdikan diri kepadamu. Aku berharap kamu yang akan mengantarkanku ke tempat yang dijanjikan Tuhan. Tempat dimana aku dan kamu akan tetap di pertemukan walau raga kita (nanti) akan terpisah. Surga :) 

Untuk laki laki yang merasa aku acuhkan 
Aku tidak pernah tahu bagaimana caranya mengabaikan makhluk Tuhan yang begitu manis sepertimu. Aku juga tidak pernah tahu bagaimana caranya untuk melepaskan perhatianku terhadap sosok berkarisma sepertimu. Tapi yang aku tahu, kamu penyejuk rasa laraku dalam setiap hembusan suara berat yang hanya mampu ku dengar melalui ponsel. Yang mampu aku baca melalui pesan singkat. Hanya sebatas itu, aku tetap mampu merasakan kasihmu sayaang. 

Untuk laki laki yang ku cintai setelah Papah 
Kita memang tidak sering bertemu. Kita juga jarang sekali untuk bersentuhan. Kita juga tidak pernah tahu bahwa kita saling jujur atau berdusta. Dan kita juga tidak pernah tahu bahwa disana(dibaca:tempatmu) atau disini(dibaca:tempatku) kita saling memiliki orang lain yang kita cintai diam-diam. Tapi apakah kamu tahu ? Bahwa aku tidak akan pernah melakukan hal bodoh itu, karena aku akan tetap mencintaimu dan terus mencintaimu sebanyak jumlah butiran pasir yang mampu kamu genggam. Tak terhingga sayaang. Karena kamu tidak akan mampu menghitung berapa butiran pasir yang sedang kamu gengam :)

Jumat, 07 Desember 2012

Surat Cinta untuk laki-lakiku ♥

"Dear laki laki yang aku cintai setelah Papah "
Apa kamu lupa berucap 'selamat pagi' kepadaku hari ini ? Ah mungkin kamu sedang sibuk hari ini sehingga belum sempat berucap kalimat tak penting tadi. 
Apa kamu sudah sholat zuhur ? 
Kamu pasti tidak akan lupa untuk makan siang kan ? 
Makan siang apa kamu hari ini ? 
Apakah sholat ashar mu tadi terlambat ? Semoga saja tidak.
Bagaimana dengan maghrib yang begitu singkat ? Apakah tertinggal ? 
Apakah kamu sudah makan malam ? 
Makan malam dengan siapa kamu hari ini ? Dengan teman-teman seperjuanganmu ya ? 
Kalian makan apa ?
Bagaimana dengan sholat Isya mu ? hari ini sholat jam berapa kamu ? Pasti terlalu larut ya ?
Hari ini kamu pulang jam berapa ? 
Sekarang kamu sedang apa ?
Ah aku ini terlalu ingin tahu apapun yang kamu lakukan. Aku ini tidak pernah sadar, betapa aku terlalu mengusik kesibukanmu dengan beberapa pesan singkat yang kamu abaikan dengan cepat. Aku paham benar bahwa aku ini tidak menguntungkan untuk pekerjaan mu, sehingga dengan cepat kamu menyisihkanku begitu saja. Betapa bodohnya aku yang sudah sadar tapi tetap tidak tahu diri. Maaf. 
Hari ini dan 2 hari kedepan mungkin akan merampas semua perhatianmu terhadapku. Aku akan kehilangan sebagian kecil bahkan banyak kejadian kecil yang merenggutmu dariku. Kamu akan biarkan aku hidup tanpamu untuk beberapa hari kedepan. "Hanya 3 hari sayaang" iya aku tahu itu. Hanya 3 hari. 3 hari yang lamaaaaaaaa....
Kamu baru menghubungiku pukul 1 pagi. Selama itukah pekerjaanmu merampas waktumu ? atau kamu yang terlalu bersemangat untuk bekerja ? Ah kau ini selalu membuatku merasa bangga memilikimu. 
Pasti kamu begitu lelah hari ini. Berbaringlah sayaang dan beristirahatlah sejenak. Hari esok pasti kau jelang dengan semangat untuk kembali melakukan pekerjaan yang sama. Pekerjaan yang akan merampas habis semua perhatianmu terhadapku, kemudian mengabaikanku, sampai melupakanku. Aku tak masalahkan itu. Namun ingatlah kesehatanmu, makan yang teratur, ingat Tuhan bersamamu dan ingat aku yang mencintaimu. Love you :*
 Wanita yang begitu mencintaimu setelah Ibumu. AKU.

Ulfa Aulia :)

Pertama Kali Foto bareng :)





BATIK Couple :)









Nunggu Pergantian Kelas Dosen Ganteng :D





WebCam part I :)



Nunggu Dosen Pengantar Pendidikan :)







WebCam part II. Sekalian Teritorial HIJAB :)


Nunggu Dosen Ganteng :*



Selesai Kelas Filosofi Konseling :)



Selesai UNITAS BK dadakan :)






WebCam part III. Selesai kelas Agama :)



INI IBU BUDI hahaha :D



Waktu di kampus kertas file hanya saksi bisu bagaimana KITA (Harusnya ada DINDA) selalu bercerita tentang apapun, entah itu lirik lagu, dialog dosen ganteng, sekelebat kalimat bijak, sepeninggal puisi ekstafet, nama gebetan, nama pacar, nama sahabat dan apapun yang mengundang kebahagiaan wajib tertulis. 
Semua begitu terukir manis di dalam kertas putih yang tak berdosa. 
Yang penuh dengan celotehan tawa yang sebenarnya tidak lucu tapi mengundang sebuah garis hirisontal di bibir menjadi lengkungan manis. 
Senyum.

Setiap hari aku selalu berkata, dan akan terus menerus berkata
"Aku mencintaimu karena Allah faa" :')
 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template