Sabtu, 11 Agustus 2012

Salahkah, kekasihmu mencintaiku ?

Hey, gadis cantik. Beberapa hari terakhir ini aku melihat tulisanmu dalam postingan Blog. Ada dua buah postingan yang membuatku sedikit menggelitik tawa dan menggeleng gelengkan kepalaku pelan. Kamu berulangkali berucap rindu kepada kekasihmu yang merantau di sebrang pulau sana, untuk menempuh pendidikan lanjutnya. 

Hey, gadis cerdas. Kamu tau tidak, Apakah dia merindukanmu seperti apa yang kamu lakukan ? Kamu tidak tau kan ? Mungkin saja dia berucap rindu kepada wanita lain. Sepertiku contohnya. Berulang kali dia mengucap rindu kepadaku, apa kamu tau ?

Hey, gadis baik. Kamu berharap dia pulang untuk memelukmu dengan hangat. Tapi sebelum kamu dapatkan pelukannya, dia sudah mendaratkan tubuhnya ke tubuhku. Pelukan pertama selepas kepulangannya, dia tujukan untukku. Apa kamu tau ? Aku kembali merasakan tubuhnya yang hangat, setelah 3 tahun terakhir tidak ku temui tubuh bidang itu. Aku menikmati kecupannya. Apakah kamu  mendapatkannya juga ?

Hey, gadis polos. Kamu selalu memohon kepadanya untuk tetap tinggal dihatimu. Menjaga hatinya hanya untukmu. Kemudian dia berjanji untuk menjaganya untukmu sampai kepulangannya nanti merampungkan studi S1 nya. Tapi, Apakah kamu tau bahwa dia begitu liar saat kamu lepas kepergiannya ? Dia menemuiku melebihi dia menemuimu. Dia begitu brutal, menikmati senyumanku berulang ulang, tertawa bersamaku berkali kali, menggenggam tanganku setiap dia inginkan. Apakah kamu tau itu ?

Hey, gadis manis. Kamu itu bodoh atau tolol ? Ah.. atau mungkin kamu kedua duanya ? Kamu itu tidak pernah tau apa yang kekasihmu lakukan di belakangmu. Dia berulangkali , merangkulku, menggandeng tanganku, memeluk tubuhku sampai mengecupku berkali kali. Entah apa maksudnya melakukan hal itu, tapi aku menikmatinya. Karena aku kira, kamulah yang menjadi persinggahan sementaranya dan akulah yang menjadi pelabuhannya. 

Hey, gadis berbakat. Kamu itu begitu miris. Kekasih yang kamu anggap baik itu ternyata begitu pelik. Dia PENGHIANAT ! kamu tau PENGHIANAT ? ya.. itulah kekasihmu ! Kekasih yang kau cintai itu ternyata lebih mencintaiku. Lebih menyayangiku lebih dalam di banding dirimu ! Coba sekali saja kamu bertanya kepadanya, dia lebih takut kehilangan aku atau kamu. Coba sekali saja kamu tanyakan itu. Sekali saja. Kenapa ? kamu takut ? kamu takut bahwa dia akan menjawab, takut kehilangan AKU daripada KAMU ? hah ? Ayolah.. jangan jadi gadis pengecut.

Hey, kamu gadis yang mendekati kata SEMPURNA. Sebaiknya kamu harus lebih bisa menjaga kekasihmu yang liar itu agar mampu menjaga hatinya hanya untukmu. Walau kamu telah mengurungnya dalam hatimu, kemudian kamu gembok dan kuncinya kamu buang entah kemana. Emang dasarnya kekasihmu itu begitu brutal, wajar saja dia terlepas dengan wanita yang membuatnya merasa tidak bebas. 

Aku mencintai kekasihmu dan kekasihmu mencintaiku. Dan kamu ? Ngapain kamu masih disini ? Kamu mau jadi   benalu ? 

1 komentar:

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template