Minggu, 05 Agustus 2012

masih saja aku diatur !

Malam ini aku di paksa untuk melihat wajahmu, sosokmu yang tidak melepaskan senyum manis itu kini harus ku pandang lekat. Kunjungan kamu kerumahku untuk membicarakan masalah yang sepatutnya tidak di sebut MASALAH ! Kamu masih melarangku ini itu, selayaknya aku masih terikan hubungan denganmu, padahal TIDAK.

Karena 140 karakter yang tertulis dalam akun twitterku, kamu melarangku untuk menulis macam macam tentang gunjingan yang bertemakan "SAKIT HATI". Hanya karena semua temanmu membicarakan ku dan berkata bahwa semua gunjinganku tertuju untukmu. Wah, apa kamu merasa ?

Aduh, teman macam apa mereka itu  ? Seolah mereka terlalu mengekangku, kebebasanku serasa terbatas hanya karena aduan mereka kepadamu tentang aku.

Aku hanya menjawab sekenanya saja atas semua pertanyaanmu yang cenderung memojokan kumpulan kata yang terangkai menjadi 140 karakter. Aku masih saja kamu larang ini itu.

Hey ! INGAT ! kamu siapa aku ? Sekarang, kamu udah bukan jadi 'siapa siapa' dalam hidupku lagi. Kamu udah gak punya hak apa apa lagi ! Gak sepatutunya kamu melarang aku begini. Sebaiknya kamu atur saja hatimu untuk satu wanita saja, setelah IBUmu ! Jangan atur atur aku !

Tolong ya.. kasih tau temen temen kamu itu ! "Dunia maya itu penuh TOPENG, tidak semua yang tertulis disana menggambarkan dirinya !". Teman teman mu yang berotak picik itu sepertinya ingin mengadudomba antara aku dan kamu, atau ingin membuat ruang lingkupku menjadi sempit. Seolah mereka tidak menyukai ekspresi yang aku gambarkan begitu dalam.

Aku tidak terlalu suka dengan teman temanmu itu ! Mereka terlalu cepat mengambil keputusan untuk menilai seseorang. Terlalu memandang orang sebelah mata kemudian berkata macam macam. Aku membenci orang orang seperti temanmu itu !

Dan untuk kamu. Kamu harus ingat, kamu itu bukan siap siapa aku ! tolong jangan atur aku ini itu lagi. Ini hidupku, ini dunikau. Ini duniaku, ini kebebasanku. Sampai kapan kamu akan mengatur dan mengekangku begini ?

Hentikan perhatianmu yang cenderung mengguruiku. Aku tidak merasa nyaman karenanya. Sebaiknya kamu harus lebih tau diri sayang...

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template