Rabu, 01 Agustus 2012

Lagi dan lagi Lagi KAMU !

Ada apa kamu ? Muncul tiba tiba dan tertawa bahagia, seolah ada sesuatu yang kamu sembunyikan. Terlalu misterius, padahal kamu tahu bahwa aku begitu serius. Pesan singkatmu mengalir terus dan aku harus apa ? Membalasnya ? kemudian ? aku harus kembali berharap dengan manusia yang sama ? manusia BODOH yang membuat aku selalu menangis setiap malam ? KAMU !

Kamu tau kan, kalo kamu itu hampir membuat ku GILA ! GILA setengah mati. Padahal kamu tau kalo aku begitu sulit mencintai tapi mengapa aku begitu mudah terkhianati. Kenapa kamu menghantuiku terus padahal aku sudah melepas kepergianmu !

Sungguh, sudah cukup kamu membuat aku diambang batas kehancuranku sendiri. Entah setelah ini, mulut laki laki mana yang harus aku percaya. Kamu begitu mudah datang dan pergi sesukamu, aku tahu hidupmu begitu penuh kebahagiaan, kebersamaan, tanpa harus perduli tentang kesetiaan.

Bagaimana aku nanti, aku sungguh membenci diriku sendiri. Mempercayai mulut manis yang kamu miliki. Rasanya ingin aku menjauh sejauhnya sampai rasa ini lenyap dan musnah dalam ingatan. Tapi perasaan ini melarang untuk melepasmu.

Aku tidak habis pikir, apa sebenarnya mantra yang membuat aku tetap bertahan menuggumu. Kamu begitu mencari cari wanita lain dan masih ingin hidup bebas tanpa batas ! tapi aku ? tetap berdiri diatas penyesalanku sendiri. Aku masih bertahan !

Aku membencimu, sungguh sungguh MEMBENCIMU. Tapi Rasa ini berbanding terbalik menjadi CINTA. Aku tidak pernah tau, mengapa aku masih menghembuskan nama kamu berulang ulang.

Aku seolah menyimpan asa yang begitu besar dan mendalam, aku begitu membencimu dalam cintaku. BERHENTI berikan aku perhatianmu, BERHENTI hubungiku dan sapa aku dengan penuh kasih sayang, BERHENTI permainkan aku dan ratusan wanita diluar sana, BERHENTI bermain main dalam dunia yang akan mencambukmu dengan keras.

Hentikan semuanya sayang. Cukupkan semua kesenanganmu untuk menjajaki dunia penuh nestapa ini. Kembalilah kamu menjadi laki laki yang normal. Laki laki yang baik untuk wanita yang baik. Jika Tuhan menjadikan aku wanita baik dan kamu laki laki tidak baik, aku akan tetap memilihmu. Jika Tuhan izinkan aku memilih. Tapi semua sudah terencana dan di tulis dalam naskahNYA. Aku bisa apa ?

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template