Jumat, 24 Agustus 2012

Betapa Hinanya Hamba ya Rabb

Ya Tuhan... 
Aku titipkan beberapa keinginan kecilku saat ini dalam tulisan. Saat hamba menulis tulisan ini, engkau pasti mengetahui betapa aku memohon serendah rendahnya kepada engkau. Aku bagai butiran debu yang tiada artinya dimatamu. Aku hanyalah seonggok kotoran yang begitu hina dan menjadi najis ketika tersentuh. 

Ya Tuhan..
Betapa hinanya aku memohon bantuanmu, saat semua orang mengabaikanku. Betapa tidak berharganya aku ini, saat aku baru mengingatmu setelah aku terjerat skandal yang aku sendiripun tidak mengerti. 

Ya Tuhan...
Hanya Engkau maha memutar balikan perasaan. Jauhkan hamba dari kesedihan yang mendalam karena di tinggal oleh makhluk sepertinya ya Rabb. Makhluk yang tiada duanya denganmu ya Rabb. Makhluk yang hanya melakukan dosa di setiap hentakan langkahnya. 

Ya Tuhan...
Hamba selalu menangisinya setiap malam, berharap dia akan kembali menjalani hari bersamaku lagi dengan memohon kepadamu. Tapi mengapa hamba tidak pernah menangisi engkau saat engkau mulai menjauhiku ya Rabb. Tapi mengapa hamba tidak pernah berharap engkau selalu bersamaku ya Rabb. Sungguh aku ini makhluk terhina yang pernah aku temui. 

Ya Tuhan...
Apakah engkau masih berkenan memaafkan kesalahanku ini. Kesalahan yang sangat hina. Kesalahan yang mungkin akan menjeratku ke dalam lautan api di neraka nanti ? Masihkah engkau berkenan memelukku ya Rabb? Membimbingku menuju jalanmu ? Dan menyeka air mataku saat seluruh teman menjauhhiku ?

Ya Tuhan...
Ampunilah aku dalam segala tingkah saat aku lupa akan kuasamu. Ampunilah aku dalam segala hembusan nafasku yang lalai menyebutkan namamu. Ampunilah aku dalam segala derap langkahmu yang semakin jauh mengarah kearahmu. Betapa hinanya hambamu ini Tuhan. Betapa kotornya aku sekarang. Tolong terimalah sembah sujud hamba ya Allah...

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template