Rabu, 22 Agustus 2012

aku (masih) mencintai orang sepertimu ?

Hari ini aku merindukan keberadaanmu menjadi hantu, yang tiba tiba muncul di layar ponselku. Padahal baru 24 jam yang lalu kamu menyapaku dan membalas pesan singkatku dengan bekata..

"Ohh :)"

dan setelah itu, ponselku tidak kembali bersua menyebutkan namamu lagi. Tapi wajahmu masih saja betah menghiasi layar ponselku, di dalam dompetku dan di dalam fikiranku. Kapan kamu enyah dari sana ? Kamu membuat tidurku tak tenang, karena dalam mimpi pun ku temui wajah itu ! Wajah siapa lagi ? wajah KAMU lah !

Di setiap sudut guratan senyumku, ingin ku ceritakan hariku kepadamu. Oh iya. Hampir saja aku lupa. Aku baru ingat bahwa kamu bukan menjadi milikku setelah 3 bulan terakhir ini. Mengapa aku harus ingat bagian ini ya ? Aku jadi merasa tidak sebebas dulu, saat aku memilikimu. Tapi dulu akupun tidak berani mengaturmu. SIAL ! Semua serasa serba salah.

Hari ini genap kita 4 bulan ya ? Haha andai 3 bulan yang lalu tidak kamu akhiri. Sunggu kita benar benar 4 bulan. Tapi yasudahlah itu hanya masalalu, 3 bulan yang lalu ! 3 BULAN YANG LALU SAYANG !

Kamu ini masih saja memperlakukanku seolah aku ini masih menjadi perempuanmu. Kamu masih mengaturku, melarangku ini itu, masih berkata sayang, berulangkali obral jutaan kepalsuan sampai menggunjungiku dan melakukan sentuhan sentuhan kecil dengan jabatan tangan tak berarti itu.

Kamu ini seolah takut kehilanganku, padahal kamu hidup di kelilingi banyak wanita yang tidak perlu ku sebutkan satu persatu nama mereka.

Seolah kamu meyakinkanku bahwa akulah wanita yang kamu cinta, padahal jutaan wanita kamu katakan cinta dengan kalimat yang sama sepeti yang kamu utarakan kepadaku.

Seolah kamu begitu merasa bahwa akulah yang terbaik untukmu, padahal hidupmu di kelilingi banyak wanita yang begitu mencintaimu karena bualanmu !

Kamu itu sudah hampir dewasa tapi kesenangan kamu masih seperti anak anak. Kamu tidak sepatutnya bersenang senang di atas perasaan wanita yang begitu mengharapkanmu seperti mereka semua. Saat mereka melakukan hal yang sama kepadamu, pasti kamu akan tahu bagaimana rasanya kehilangan. Seperti apa yang aku rasakan kepadamu. Aku kehilanganmu. Kehilangan sosokmu.

Dulu aku mengagumimu sosokmu dalam diam, ku kira kau ini baik, perhatian, penuh kasih sayang tapi kamu................ hanya sebaliknya !

Aku tidak habis pikir,Entah mengapa aku masih mencintai orang sepertimu ?

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template