Minggu, 22 Juli 2012

Jika kita kembali

Aku masih tidak habis fikir, apa tujuanku selalu menangisimu. Menangisi sosok yang setiap malam menangisi wanita lain . BUKAN AKU !


Aku begitu mengerti bahwa aku ini tidak pantas untuk dicintai. Aku paham betul bahwa aku ini tidak berhak untuk mengagumi manusia sepertimu. Cukup ! Tak perlu diperpanjang bagian ini.


Aku masih belum paham mengapa aku ingin begitu memilikimu lagi seperti dulu. Padahal kamu begitu menghujam tajam luka yang sudah berdarah dan mengubahnya menjadi nanah. 


Jika kita kembali
Apakah kamu akan melakukan hal yang sama seperti dulu ? Mengirim aku pesan dan berkata "SAYANG" padahal hatimu berkata "SAYANG" kepada wanita lain ?


Jika kita kembali
Apakah aku dan kamu kembali melihat bintang bersama lagi ? Mencari titik titik putih dilangit dan menghitungnya ada berapa banyak ?


Jika kita kembali
Apakah kamu hanya akan MENCINTAI aku setelah IBU dan Saudara wanitamu ?


Jika kita kembali
Apakah Ponselku ini tidak terlihat Angker seperti waktu kamu meninggalkan aku dan pergi dari hidupku begitu saja ?


Jika kita kembali
Apakah kamu akan mencari aku saat aku menghilang, seperti aku yang diam diam mengkhawatirkanmu saat aku sudah bukan menjadi pemilikmu lagi ?


Jika kita kembali
Apakah sebutan SAYANG mu akan tertuju HANYA untukku ? Seperti dulu aku memilikimu dan hanya kamu yang aku sebut SAYANG.


Jika kita kembali
Apa kamu akan tetap merangkul wanita lain diam diam dibelakangku ?


Jika kita kembali
Apa boleh hanya aku yang merasakan rangkulanmu ?


Jika kita kembali
Apa waktu manis yang pernah terlewat dulu akan mampu terputar indah lagi ?


Jika kita kembali
Apakah kamu akan menghembuskan nama yang sama, seperti aku yang selalu menghembuskan nama yang sama, dalam langkah hingga dalam doa !


Jika kita kembali
Apakah setiap sabtu malam kamu akan kembali main kerumahku dan membuat janji kecil hingga hati kita tetap melekat ?


Jika kita kembali
Apakah waktumu akan kamu berikan untukku? seperti kamu dulu yang rela membatalkan janji kepadaku hanya untuk pergi dengan wanita itu ? Padahal kamu masih milikku.


Jika kita kembali
Apakah kamu akan tetap berada untukku dan tetap menggengam erat kedua tanganku dengan kedua tanganmu? Tidak seperti dulu, kamu menggenggam aku di tangan kananmu tapi tangan kirimu menggenggam orang lain !


Jika kita kembali
Apakah kamu hanya akan memberikan kecupan itu untukku ? Seperti aku memberikannya hanya untukmu ?


Jika kita kembali
Apakah semua kata kamu yang terucap dalam mulutmu hanya untukku ? Seperti aku yang berucap KAMU hanya untukmu ?


Jika kita kembali
Apakah hatimu akan semakin menghangat merangkul kemudian memelukku ? Seperti aku yang setiap hari memeluk hatimu dalam diam, tapi kamu tidak pernah menyadarinya.


Jika kita kembali
Apakah janji yang kita rangkai dulu tidak akan kamu ingkari lagi dengan wanita manapun ?


Dan yang terpenting 


Jika kita kembali
Apakah kebahagiaanku juga akan kembali ?














Entah sampai kapan aku sanggup bertahan dalam pertahananku yang terapuh ini. 
Aku Masih tidak mengerti sampai kapan aku mengantung diri dalam hal yang tidak pasti ini. 
Perlahan membunuhku terutama hatiku. 
Aku sampai tidak mampu mencintai orang lain selain kamu. 
Dosa apa aku hingga harus aku yang mengilai kamu. 
Aku sadar betul kamu tidak akan kembali dan menginjakan kakimu kehatiku lagi.
Dalam diam aku masih menangis, manangis agar semua tetap baik tanpa harus ada yang tersakiti lagi. 
Terutama kamu ! 
yang bertahan tanpa kepastian untuk mendapatkan wanita yang sedang memadu kasih dengan pacarnya. 
Sakit kan ? Itu yang aku rasakan ! Bahkan Lebih sakit dari itu !


22 Juli 2012
Masih terjaga menunggu pesanmu masuk
hanya sekedar berucap dan berkata
"Happy Aniv Sayang :*"
Nyatanya yang di tunggu tak jua merasa






4 komentar:

  1. NICE post :)
    kunjung balik yaa :) slm kenal

    BalasHapus
  2. Puisinya cantik mbak...
    Ayo move on. Terkadang ada begitu banyak patahan dalam kehidupan yg belum perlu untuk kita sesali, cukup syukuri...dan berjalanlah dengan langkah paling tegar yg mbak punya...:D

    BalasHapus
  3. Gilaaa, ini panjang banget..
    seperinya sama panjangnya dengan penantiaannya ya mbak ?
    *ah sok tau*

    Semangat mbak, kalau menunggu terlalu menyakitkan kenapa tidak berjalan lagi?
    tulisannya top.

    BalasHapus
  4. jadi ingat lagunya Koes Plus....andaikan kau datang kembali :)

    BalasHapus

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template