Jumat, 04 Mei 2012

Belum Sempat Aku Memilikinya


Mungkin ini WANITA CANTIK ITU ::

Aku mungkin memang wanita yang di takdirkan Tuhan hanya untuk memilih pilihan yang salah dan pilihan yang terlambat. Aku juga wanita yang terlalu naif, karena memutuskan ikatan yang aku susun dengan pengeranku setahun lamanya. Entah apa yang membuat aku mengharapkannya setelah aku terlepas dari pangeranku. Dulu mungkin aku terlalu mencampakannya karena aku lebih memilih pangeranku, nyatanya karma itu benar adanya. Aku menyukainya, seiring perhatian yang dia berikan ke padaku saat aku masih dengan pangeranku.
Aku kira aku akan berhenti menangis setelah aku kehilangan pangeranku, nyatanya aku semakin tergores saat aku tau dia sudah menggenggam seseorang dengan erat. Ya.. seseorang itu adalah wanita yang bertubuh kecil yang selalu menebarkan keceriaannya setiap saat. Wanita kecil yang masih dalam pertumbuhan kedewasa dan baru belajar menjadi dewasa. Wanita yang tidak lebih pintar dari ku. Wanita biasa yang tidak lebih cantik dari aku. Wanita yang mencuri hatinya dariku.
Apa dia lupa bahwa dia sempat melirikku ? Apa dia lupa bahwa dia sempat melemparkan hatinya kepadaku ? Apa dia lupa bahwa dia sempat ku lirik pandangannya ? Apa dia lupa bahwa dia sempat ku sentuh hatinya ?
“Dimana kamu letakan matamu ? lihatlah dia ! dia tidak lebih cantik dari ku ! Dimana kamu letakan isi kepalamu ? lihatlah dia ! dia tidak lebih pintar dari ku ! Dimana kamu letakan hatimu ? lihatlah dia ! dia mencurimu dari aku !”
Ingin aku menjerit rasanya, nyatanya dia tidak akan melepaskan genggaman tangan yang baru mereka rasakan. Ingin aku berteriak rasanya, nyatanya dia semakin erat menggengamnya. Ingin aku melepaskannya dengan caraku, nyatanya dia malah memeluknya.
Mungkin saja pencuri kecil itu hanya kebetulan untuk mendapatkan hatinya. Dan aku hanya sekedar TERLAMBAT ! namun apakah kesempatan kedua itu TIDAK ADA ? Aku mencintainya Tuhan, maafkan aku karena aku mencampakannya . Maafkan aku Tuhan karena aku mengharapkannya setelah aku terlepas dari pangeranku. Maafkan aku Tuhan karena aku ingin sekali dia mengganti genggaman tangan pencuri kecil itu dengan denggaman tanganku !
Hinakah aku mengharapkannya yang sudah di miliki pencuri kecil itu ? Apa bedanya dengan dia, yang sempat mengharapkanku yang nyatanya aku sudah di miliki pangeranku ?
Aku hanya mampu berdoa apapun yang terbaik untuk dia, semoga saja dia mampu menggenggam pencuri kecil itu dengan waktu yang lama, tetapi tidak lebih lama dariku . AMIN !

0 komentar:

Posting Komentar

 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template