Minggu, 29 April 2012

Raisa - Could It Be :)



Kau datang dan jantungku berdegup kencang
Kau buatku terbang melayang
Tiada ku sangka getaran ini ada
Saat jumpa yang pertama

Mataku tak dapat terlepas darimu

Perhatikan setiap tingkahmu
Tertawa pada setiap candamu
Saat jumpa yang pertama

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had
Could it be love

Mataku tak dapat terlepas darimu
Perhatikan setiap tingkahmu
Tertawa pada setiap candamu
Saat jumpa yang pertama

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Could it be love, could it be love
Could it be, could it be, could it be love
Could it be love, could it be love
Could this be something that i never had

Oh mungkinkah ini cinta...

Aku, Kamu dan Wanita cantik yang menginginkanmu

 











Sabtu, 21 April 2012

Kamu tau itu ?


Katanya cinta itu sederhana
nyatanya hanya mencintaimu saja mengapa begitu sulit?
Terlalu banyak yang tidak menyukai kedekatan kita, apakah kamu tau itu ?
Ya.. aku rasa kamu memang tau itu
Tapi mengapa kamu masih dekati aku ?

Aku tidak menepis kebahagiaan ku saat kau dekati aku.
Ku akui, aku nyaman bersamamu, sejak awal aku melihatmu, aku menyukaimu.
Aku rasa kamu juga tau hal ini, ini mungkin karena aku selalu menitip salam melalui sahabatku untukmu
Berawal dari salam, kamu sering menyapaku. Kamu tau apa yang aku rasakan? Aku malu namun aku bahagia .

Aku tak dapat abaikanmu
Aku bingung bagaimana kita harus tetap berjalan.
Semua orang terlalu menyudutkan kita.
Bernafas pun terasa sesak
Bergerak pun terasa seperti desak

Langit menghitam dan hujanpun turun
Katanya setelah hujan akan ada pelangi
Nyatanya? Hujan itu tak akan pernah berhenti

Terlalu tragis untuk di ceritakan
Terlalu naif untuk menunggu hujan sampai benar benar berhenti
Terlalu hina bila aku berharap pelangi itu hadir

Sudahlah..
Aku benar benar bingung ?
Kita akhiri atau kita bertahan diatas duri ?
Entahlah..

Minggu, 15 April 2012

Untuk kamu yang mencintai aku


Apa kamu masih ingat saat ulangtahunku kemarin Minggu,29 Januari 2012 ?
                Saat itu aku genap berusia 17 tahun. Malam harinya pukul 20:05 kau meluangkan waktumu untukku, kau rela datang malam malam demi mengucapkan “selamat ulangtahun ya dis” dan seperangkat doa yang kau panjatkan pada Tuhan. Aku ingat betul malam itu, kau berikan aku satu kotak yang ukurannya lumayang besar. Tak lama kemudian kau mengajakku bicara berdua, padahal saat itu ada sahabatmu yang menemanimu kerumahku, akhirnya sahabatmu menjauh dan membiarkan kita bicara berdua dan kau mulai pembicaraan “gue udah lama suka sama lo, dan lo tau itu kan ? gue berusaha untuk mendem tapi gak bisa dan baru sekarang gue berani bilang kalo gue suka dan sayang sama lo” dan tak lama kemudian kau mengeluarkan seikat mawar putih yang kau sembunyikan di balik punggungmu. Kau benar benar tau bahwa aku menyukai mawar putih, lalu kau bertanya “ambil mawar ini kalo lo mau jadi pacar gue, tapi kalo gak yaa.. terserah lo mau di kemanain bunganya” . Saat itu benar benar tak terfikir oleh ku, kau akan bertanya hal ini kepadaku. Saat itu Aku benar benar bingung, aku hanya berfikir bahwa jangan sampai aku melukai hatimu lama lama. Akhirnya aku menjawab pertanyaanmu itu “sebelumnya gue minta maaf, Gue masih menganggap lo sama seperti sahabat sahabat gue yang lain, tapi gue juga sayang sama lo karena gue menghargai rasa sayang lo ke gue. lo orang pertama yang nembak gue secara langsung dan lo juga orang pertama yang gue jawab secara langsung. Lagi pula sebentar lagi kita Ujian ? gue mau mikirin ujian dulu. Pacar mah gampang okee”
                Saat itu kamu hanya mengangguk angguk pelan dan kau berikan padaku wajah penuh rasa lega dan tandatanya besar, lalu kau katakan “oh.. makasih ya dis gue udah lega. Nih mawarnya buat lo aja” “tapi kan..” “udah buat lo aja, gue udah lega” “lega? Gue rasa enggak” dan kamu hanya memberikan ku senyum penuh tanda tanya . Akhirnya seikat mawar putih itu dalam genggaman ku, lalu cium perlahan harum mawar itu.
                Tak lama kemudian kamu berusaha pamit pulang tapi ku akui, aku benar benar tak ingin kau pulang. Rasanya ingin menahanmu lebih lama bahkan jauh lebih lama tapi waktu yang semakin larut menghalangi kita untuk tetap lebih lama. Pukul 21:15 kau pamit pulang dan aku meng “iya” kan saja walau sebenarnya ingin berkata “tidak”
                Aku buka kotak yang kau berikan kepadaku tadi, ternyata isinya adalah sesuatu yang benar benar aku harapkan sejak lama dan kau berikan itu kepadaku. Aku sangat senang bahkan amat sangat. Kerudung berwarna hitam itu lah yang aku cari, dan kau memberikan itu untukku. Selalu ku gunakan saat aku les, aku sangat suka amat sangat suka “Terimakasih"  . Aku masih menyimpan mawar yang kamu berikan sampai sekarang walau berwarna coklat karena kering.
                Saat ini sikapmu berubah, benar benar berubah !! Aku tau apa dosaku, aku tau apa salahku, aku tau aku sangat salah, bahkan benar benar salah. Yaa.. ini karena Dia.. Dia yang aku suka. Aku yakin kamu tau siapa orang yang aku suka. Ya.. dia adalah teman mu, kawan mu dan sahabatmu. Aku benar benar menyukainya, kamu dan dia berbeda, dia baik tapi kamu lebih baik, dia lucu tapi kamu lebih lucu, dia biasa tapi kamu luar biasa. Aku takut sangat takut membuat mu yang bercahaya menjadi redup karena kesalahan kecil dari ku.
                Bila kau ingin aku jujur aku begitu sangat menyayangi mu, sangat sayang bahkan amat sangat sayang. Aku bahkan takut kehilangan kamu, takut sekali. Kenapa ? Aku takut tidak ada orang baik sebaik kamu setelah hari ini. Aku takut tak ada orang yang rela berkorban demi aku lagi, setelah hari ini. Aku takut bila kamu menemukan orang baik yang lebih baik dari aku, setelah hari ini. Aku begitu takut.. takut kehilangan kamu satelah hari ini. Aku takut jika kamu tidak menyukai ku lagi, karena kejujuranku ini. Tapi..
                Aku menganggap kamu sebagai kakak, kakak yang hanya baik kepada adiknya(aku), kakak yang hanya rela mengorbankan semuanya demi adiknya(aku), kakak yang hanya memberikan perhatiannya kepada adiknya(aku) dan tak akan melakukan hal yang sama kepada orang lain selain adiknya(aku).
                Kamu boleh mengatakan aku egois.. kamu boleh mengatakan aku licik kamu boleh mengatakan apapun yang akan keluar dari mulut kamu. Yaa.. aku terlalu hina bila kau puja dan kau puji. Kau telah salah menyukai dan menyayangi aku, sangat salah ! aku belum bisa menjaga cahaya mu agar tetap menjadi terang. Aku belum bisaa.. dan benar saja, ketakutan ku kini menjadi nyata. Yaa.. cahayamu mulai redup redup dan semakin lama semakin redup.
                Tolong jangan hukum aku begini, aku benar benar menyukainya, sangat menyukainya. Jangan paksa aku untuk melepas dia yang telah sulit untuk ku dapatkan. Tolong jangan larang aku untuk mendapatkan kebahagiaan yang sama seperti orang lain. Jangan bersikap seperti ini padaku, tolong bicara padaku apa yang harus aku lakukan ! TOLONG katakan ! mungki kau mengangap bahwa aku tak bisa memegang kata kataku yang ingin fokus untuk ujian tapi sampai saat ini aku masih belum memiliki kekasih. Percayalah !!
                Terimakasih untukmu “SANDI PUTRA” yang telah mengorbankan waktu nya untukku, yang telah menyisihkan tenaganya untukku, dan yang telah menyisihkan sebagian hartamu untuk kau berikan (mawar,kado dsb) kepadaku. Tetaplah perlakukan aku seperti biasa, jangan jauhi aku, jangan lupakan aku, jangan berikan aku perubahan yang menonjol dan jangan menghindar dari ku. Aku sayang kamu kakak :)












KARENA MEREKA


Mengeluh
Mengeluh
Dan mengeluh
Itu lah aku

Aku tak pernah puas
Akan pemberian Tuhan
 Selalu berharap lebih
Tanpa berharap melewati proses sulit
Selalu memiliki 1001 alasan
Untuk menjauh dari proses sulit

Tapi mereka
Yang menunjukan semua
Menunjukan padaku
Bahwa
Sesuap nasi begitu sulit di dapatnya
Keterbatasan mereka
Mengajarkan ku
Bahwa ternyata mereka lebih mampu

Aku hidup dalam kepura-puraan
Yang tidak memiliki rasa MALU
Hanya ingin mendapatkan semua
Secara sekejap
Tanpa usaha

Karena mereka, AKU BELAJAR

Aku Tahu itu


Mereka tidak pernah tau apa yang aku katakaan
Mereka malah menatapku dari segala macam sudut
Mentertawa,Meremehkan,bahkan Iba
Apa yang terjadi ?
Usahaku bicara dengan mereka
Hanya omong kosong belaka
Yaa..
Aku memang Bisu

Aku tak pernah mengerti
Mengapa mereka menggerakan mulut mereka
Saling berinteraksi satu sama lain
Apa yang mereka bicarakan ?
Di dekat merekapun
Aku tak dapat mendengar .
Yaa..
Aku memang Tuli

Tuhan begitu menyayangiku
Tuhan pula yang sengaja
Menghilangkan suaraku dan
Menutup telingaku
Aku tahu itu…
Agar aku tidak membalas perkataan mereka dan
Tidak mendengar ejekan mereka

Karena Tuhan ingin aku begitu

KEMANA RASA SYUKUR ITU LARI ?


Mendengar dengan mata
Melihat dengan tongkat
Berbicara dengan Tangan
Berjalan dengan roda
Berusah Berfikir dan mengerti

Dalam Ketuliannya
Mereka melihat
Melihat apa apa yang tak bisa di dengarnya

Dalam Melihat
Tongkat bicara
Bicara apa apa yang harus mereka lewati
Tanpa pernah terguling,bahkan jatuh ke lubang yang sama

Dalam Berbicara
Tangan adalah satu satunya teman
Teman untuk mengajak semua orang paham
Paham, apa yang dia bicarakan

Dalam Berjalan
Pacuan utama adalah roda
Roda yang selalu membawa mereka berkeliling
Berkeliling hingga ujung dunia sekalipun

Dalam Berfikir
Berusaha untuk mengerti
Tanpa mengetahui apa yang mereka pahami
Dan memahami agar semua mengerti

Belaskasihan ? Iba ?
Mereka tak butuh itu semua
Tak pernah mereka menangis dan merengek
Pemberian Tuhan terhadap mereka ini
Ketegaran telah mendarah daging ditubuh mereka

Tapi bagaimana dengan kita?
Yang memiliki telinga tapi..
Pura pura TULI
Yang memiliki mata tapi..
Pura pura BUTA
Yang memiliki mulut tapi..
Pura pura BISU
Yang memiliki tangan dan kaki tapi..
Pura pura LUMPUH
Dan yang memiliki akal fikiran sehat tapi..
Pura pura IDIOT

Kemana mereka yang di beri kesehatan dan selalu bersyukur ?

Minggu, 08 April 2012

Dia dan Aku


Mengapa hari ini terasa berbeda ?
Undang lah hujan Tuhan, untuk temani aku
Hari ini benar benar penuh tanda tanya besar
Aku katakan terimakasih atas hujan yang kau turunkan Tuhan, tapii..
Mengapa tidak ada pelangi setelah hujan ?
Mungkin hujannya kurang semangat memanggil pelangi
Atau mungkin Tuhan ? yang tak ingin pelangi itu hadir ?
Dan apa mungkin,  Aku penyebab pelangi itu tak muncul ?

Zaman memang sudah berubah
Untuk itu aku juga harus memiliki perubahan
Lalu, bagaimana nasib masalalu ku?
Fajar pagi akan menghapus masalalu ku yang kelam dan akan berubah
Indah, seperti mentari yang di bawanya setiap pagi
Ketika mentari terbit
Rayuannya untuk mengawali hari menarikku lembut
Inilah hari yang aku tunggu  

Mungkin memang benar pelangi itu sudah terganti
Untuk apa sosok itu ?
Kemana pelangi ku yang dulu ?
Apa sebenarnya ?
Rasanya aku kenal betul senyuman itu
Ohh.. kamu yang sering aku lihat di sekolah
Mengapa kamu mengganti kan pelangi ku ?

Rembulan malam kini absen
Entah kemana dia malam ini
Dan siapa kamu ?
Iyaa.. kamu siapa ?
Setelah hujan kau mengganti pelangi ku
Kenapa saat malam kau mengganti kan bulan untuk ku ?
Apa sebenarnya kamu ?

Apalah yang kamu mau aku tak perduli
Mengapa aku nyaman bersama mu ?
Andai kamu rasakan kegembiraan ku hari ini
Lembaran dedaunan menggugur dari pohonnya
Ini salah satu hari faforitku,apa kamu suka ?
Andai kau tak suka, mengapa kau masih disini ?
Waktu terasa berhenti seketika
Aku mengenal betul senyumanmu itu
Tenang saja aku menikmati hadirmu di sini
Ini adalah hari yang tak ingin ku akhiri 
 
Rediska Amaliawati Blogger Template by Ipietoon Blogger Template